Belajar dari Cara Taiwan Menghadapi Gempa Bumi

dilanda Gempa Bumi bermagnitudo 7,4 pada Rabu (3/4/2024). Keesokan harinya, pihak berwenang Taiwan melaporkan sembilan orang tewas dan lebih dari 1.000 orang luka-luka akibat gempa tersebut.

Gempa itu menyebabkan jembatan-jembatan bergoyang dan jalan-jalan di pegunungan terkubur tanah longsor.

Menurut laporan AP News, itu merupakan gempa terdahsyat yang pernah melanda pulau itu dalam seperempat abad terakhir.

“Jalan di bawah kaki saya tiba-tiba berubah menjadi seperti ombak di air,” kata Vincent Tseng, warga Hualien.

Taiwan pada dasarnya memang merupakan negara yang sangat rawan gempa. Hal ini disebabkan oleh letak geografis Taiwan. Taiwan berdiri di atas wilayah dengan https://pilaza.com/ aktivitas seismik paling aktif di dunia yang juga dikenal sebagai Cincin Api.

READ  Khofifah Harap Golkar dan Gerindra Ikut Dukung Duetnya dengan Emil Dardak di Pilkada Jatim 2024

Berdasarkan analisis US Geological Survey (USGS), Taiwan “terletak di wilayah tektonik yang kompleks di dekat perpotongan tiga lempeng tektonik utama – lempeng Laut Filipina di timur dan tenggara, lempeng Eurasia di utara dan barat, dan lempeng Sunda di barat daya.” Akibatnya, Taiwan menjadi sangat rentan terhadap gempa berskala medium sampai dengan tinggi, kata USGS.

Taiwan terletak di area yang dikenal sebagai Ring of Fire atau Cincin Api. Kawasan Cincin Api berbentuk seperti tapal kuda yang mengitari Samudra Pasifik.

Kira-kira 81 persen gempa bumi paling dahsyat yang pernah terjadi di dunia, lebih 80 persen tsunami, dan sekitar 75 persen gunung berapi aktif ada di wilayah Cincin Api ini.

READ  Jangan Anggap Enteng, Kenali Pertanda dan Penanganan Sakit Kepala Sebelah

Taiwan bukan satu-satunya negara yang masuk di kawasan Cincin Api. Kawasan Cincin Api yang memiliki panjang 25.000 mil atau kira-kira 40.000 km ini juga membentang sampai dengan Selandia Baru, Jepang, dan pantai barat dari daratan Asia, mengitari pantai barat benua Amerika.

Cile yang masuk dalam kawasan Cincin Api ini pernah dilanda gempa berkekuatan magnitudo 9,5 tahun 1960. Gempa ini tercatat sebagai gempa paling dahsyat di abad ke-20. Gempa ini menewaskan kira-kira 1.655 orang menurut USGS.

Empat tahun kemudian, Alaska juga dilanda gempa dahsyat dengan magnitudo 9,2 yang menewaskan 115 orang, menjadikan gempa ini gempa terdahsyat sepanjang sejarah Amerika Serikat (AS).

READ  Bakal Tutup Pabrik di Purwakarta, Seperti Sejarah Panjang Perusahaan Sepatu Bata di Indonesia

Gempa Terdahsyat di Taiwan Salah satu daerah di Taiwan, Hsinchu Taichung, sebelumnya pernah dilanda gempa dahsyat tahun 1935 yang menewaskan lebih dari 3.200 orang, seperti tercatat dalam data dari Central Weather Administration.

USGS mencatat gempa ini sebagai gempa paling mematikan di dunia dengan kekuatan magnitudo 7,1 yang mengakibatkan lebih dari 12.000 orang luka-luka.

Ada pula puluhan ribu rumah ikut hancur akibat gempa ini. Di tahun 1999, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 melanda pusat Taiwan, menewaskan lebih dari 2.400 orang. Lebih dari 100.000 rumah rusak atau hancur akibat gempa ini.