Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Beli Mobil Online

Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Beli Mobil Online
Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Beli Mobil Online

Mobil menjadi salah satu kebutuhan yang meningkat dari waktu ke waktu dan tagihan pajak mobil juga selalu meningkat setiap tahunnya, hal ini secara langsung berpengaruh ke meningkatnya angka orang beli mobil baik online maupun offline. Namun kondisi sekarang ini yang cukup memberatkan untuk memiliki mobil baru, terutama oleh mereka yang memiliki kemampuan finansial yang kurang stabil.

Dengan mahalnya harga mobil, tentu banyak masyarakat yang memutuskan memilih mobil bekas dibandingkan dengan membeli mobil yang baru. Mobil bekas juga pasti memiliki harga yang lebih murah dan semakin lama tahunnya biasanya memiliki harga yang semakin murah.

Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mobil bekas pasti memiliki kondisi buruk dan usianya sudah sangat tua, padahal masih banyak mobil bekas yang performanya masih bagus. Mobil bekas yang tampak seperti baru juga masih banyak dan hal ini membuat anda harus jeli saat memutuskan membeli mobil bekas.

Setidaknya ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pembeli saat ingin beli mobil bekas secara online:

  1. Tidak Menanyakan Sejarah Mobil
READ  Suzuki V-Strom SX 250, Siap Menantang Versys 250

Ketika anda memutuskan untuk membeli mobil bekas, maka anda harus melakukan berbagai hal secara teliti dan hal yang penting untuk ditanyakan adalah sejarah mobil. Pastikan anda menanyakan sejarah mobil secara detail dan dengan mengetahui sejarah mobil, maka anda bisa menghindarkan berbagai kerugian di waktu yang akan datang.

Anda jangan membeli mobil bekas tabrakan, odometer yang diatur ulang dan sempat terendam oleh banjir. Dengan menghindari mobil-mobil tersebut, maka anda bisa terhindar dari mobil yang mesinnya jelek atau gampang rusak.

Pastikan anda menanyakan tentang penggunaan mobilnya, apakah pernah menjadi mobil sewaan atau tidak dan anda juga harus menghindari mobil sitaan perusahaan leasing. Dengan menanyakan hal-hal tersebut, maka anda bisa menghindari berbagai resiko kerugian.

  1. Tidak Mengerti Soal Mesin

Anda juga harus memperhatikan kondisi mesinnya saat membeli mobil bekas dan melakukan pengecekan mesin menjadi hal yang harus diprioritaskan, agar anda terhindar untuk membeli mobil kualitas jelek atau buruk.

Tidak semua orang paham atau mengerti tentang mesin mobil. Apabila anda tidak paham mengenai permesinan, maka anda perlu mengajak orang lain atau teman yang mengerti soal mesin mobil. Dengan mengajak orang lain, maka anda bisa mengambil keputusan lebih tepat dan cepat.

READ  Taman Safari Indonesia Umumkan 21 Pemenang IAPVC 2022

Anda juga harus memastikan semua komponen mesinnya original dan pastikan semua komponennya bisa berjalan dengan baik. Apabila anda menilai bahwa mesinnya kurang bagus atau jelek, maka anda harus mengurungkan niat untuk membeli mobil tersebut.

  1. Tidak Memeriksa Catatan Servis Kendaraan

Mobil yang diservis secara berkala, maka akan memiliki performa yang berkualitas dan mobil bisa bertahan dalam waktu yang lama. Pastikan anda memeriksa catatan servis kendaraan, agar anda bisa melihat proses penggunaan mobil sebelumnya.

Setiap mobil di servis ke bengkel resmi, maka pihak bengkel akan memberikan catatan penulisan servis rutin dan anda bisa mengetahui berbagai komponen mobil yang pernah diganti, sehingga anda lebih mudah untuk menilai performa mobil bekas yang akan dibeli.

Untuk mendapatkan mobil yang aman dan nyaman, tentu anda harus memilih mobil yang selalu di servis secara rutin. Anda juga bisa memilih mobil yang semua komponennya original. Dengan memeriksa catatan servis, maka anda bisa memperoleh mobil yang berkualitas.

READ  Begini Cara Mengemudikan Mobil Matik agar Lancar Melahap Tanjakan

Pemilik mobil yang jarang merawat mobilnya dan jarang membawa mobil ke bengkel sangatlah banyak, sehingga anda harus berhati-hati saat akan membeli mobil bekas.

  1. Terburu-Buru Saat Test Drive

Bagian ini seringkali dilakukan oleh para pembeli pemula saat mengecek mobil yang akan dibeli. Terburu buru saat melakukan test drive terutama kalau beli mobil secara online adalah sebuah kesalahan besar. Karena performa mesin bisa terlihat saat mobil dipakai dalam waktu beberapa lama. Meskipun anda akan dianggap pembeli yang rewel, namun anda bisa mendapatkan mobil yang kualitasnya baik.

Apabila anda sudah memeriksa catatan servis mobil dengan teliti dan sudah mengecek kondisi mobilnya, belum tentu mobilnya bisa berfungsi dengan baik. Pastikan anda harus melakukan test drive atau uji coba mobil ke jalanan.