Penyebab Meninggal Gembong Warsono, Kelelahan Hingga Penyakit Jantung

Penyebab Meninggal Gembong Warsono, Kelelahan Hingga Penyakit Jantung

Anggota Fraksi PDI PDIP DPRD DKI Jakarta Rasyidi, menyuarakan penyebab meninggalnya Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Rasyidi menyebut Gembong mengalami kelelahan hingga terkena serangan jantung.

Rasyidi memperkenalkan, Gembong dan segala anggota dewan sejak 10-13 Oktober 2023 melangsungkan rapat membahas rancangan pembangunan daerah (Raperda) tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2024. Rapat di helat di Grand Cempaka Resort & Convention, Bogor, Jawa Barat.

Pak Gembong ini Komisi A. Kita segala ini mengejar waktu, (Banggar) ada yang hingga jam 10 (malam), ada yang hingga Komisi A itu saya pernah dengar hingga jam 12 malam, kata Rasyidi kepada, Sabtu (14/10/2023).

Kendati, anggota dewan bisa menginap, semuanya justru memilih pulang dari Bogor ke Jakarta. Sebab, merasa tidak nyaman di bermalam di Grand Cempaka termasuk Gembong yang menyetir sendiri mobilnya pulang ke Jakarta.

READ  Kisah Menakjubkan Pria Selamat Dari Tersambar Petir Dua Kali Dalam 5 Menit

Pak Gembong itu tidak pakai sopir, dia nyetir sendiri seandainya saya naik Grab Car. Nyetir sendiri ini kan beliau mungkin kecapekan juga, ungkap Rasyidi.

Terbukti, kata Rasyidi setibanya di Jakarta Gembong masih di sibukkan dengan pekerjaan lain yaitu reses. Sehingga tidak ada waktu cukup untuk rehat dengan benar.

Jadi berpacu dalam waktu. Ada patut rapat banggar, ada patut reses di atasi, sekarang susperda patut selesaikan. Jadi inilah mungkin Pak Gembong ini kecapekan berdasarkan saya, ujar dia.

Gembong Warsono Jatuh dan Pingsan

Walhasil, kata dia di hari terakhir rapat Raperda tentang APBD 2024 di Bogor, Gembong yang kembali ke kediamannya ketika malam hari itu meminta di kerok sang istri sebab masuk angin.

READ  Mehamai Pentingnya Makna Bunyi Ikrar Sumpah Pemuda

Berakhir di kerok, Gembong yang hendak tidur sempat terjatuh hingga pingsan dan di bawa ke RSPP Pertamina, Jakarta Selatan. Setibanya di RSPP, Gembong di ucapkan sudah meninggal dunia.

Jadi beliau kan sudah di kerok lazimnya sudah (sembuh). Nah demikian itu sudah di kerok itu dia tidur, berharap tidur, nah dia jatuh dari daerah tidur itu. Jatuh, terus pingsan, terus di bawa ke RSPP. Sampai di RSPP sudah tidak ada lagi, kata dia.

Buntut hal ini, Rasyidi sudah meminta Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta untuk mengukur pelaksanaan rapat supaya APBD supaya tidak lagi di gelar di wilayah Bogor.

READ  Berita kocak yang isinya bikin geleng kepala berkali-kali

“Jadi berdasarkan saya perlu di ukur lagi seandainya Rapat Banggar di Grand Cempaka itu, tadi saya sudah sampaikan ke Pak Sekwan supaya bantu di ukur lagi sebab kita pertama di sana itu bolak balik, pengaruh bolak balik itu,” ujar Rasyidi.

Meski di sana di suruh nginap namun kita kurang betah tinggal di sana, itu masalahnya,” sambung dia.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta Gembong Warsono tutup usia pada Sabtu (14/10/2023) dini hari pukul 01.32 WIB. Jenazah Gembong di kebumikan di Taman Pemakaman Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tepatnya setelah Salat Zuhur hari ini.