Serba-serbi Perawatan Kecantikan dengan Laser, dari Fungsi hingga Risiko Bahayanya

Salah satu variasi perawatan kecantikan yang diminati para beauty enthusiast adalah laser treatment. Ragam perawatan ini mengandalkan gelombang dari sinar laser yang bisa diaplikasikan untuk mengatasi pelbagai variasi dilema kulit.

Tapi, banyak masyarakat merasa takut ketika mendengar kata laser. Ada stigma bahwa perawatan variasi ini akan terasa sakit dan berpotensi bahaya. Lalu, apa kata dokter kecantikan soal treatment kulit dengan laser?

Treatment laser bisa punya hasil baik kalau yang melakukan tahu cara menerapkannya,” tutur dr. Beatrix Isabella Tjahyana Dipl.AAAM, dokter estetika dan founder serta CEO BeArt Korean Skin Clinic di Indonesia.

Beatrix menyatakan bahwa di Korea Selatan, perawatan kulit dengan laser telah jadi hal yang sungguh-sungguh lumrah. Di sana, mereka telah mengenal cara kerja laser yang bisa menstimulus kolagen untuk menjaga kekencangan kulit dan mencegah penuaan.

Berbeda dengan perawatan peeling yang menggunakan bahan-bahan kimia untuk mengelupas lapisan terluar kulit, perawatan dengan laser mengandalkan pemanasan dari pancaran gelombang. Dengan frekuensi yang ideal, pemanasan tadi akan ‘membakar’ pigmen-pigmen di bawah kulit dan menstimulus produksi kolagen.

READ  Rahasia Jitu RTV Slot Terbaru 2023 Di jamin Menang!

“Peeling itu seperti kita ‘bakar’ saja seluruh, kalau laser itu kita ‘tembak’ yang memang perlu,” ucap Beatrix, mengibaratkan.

Meskipun seperti itu, dia mengingatkan bahwa perawatan wajah dengan laser semestinya berkonsultasi sbobet88 dahulu dengan dokter. Seandainya sebab dibutuhkan daya gelombang yang ideal untuk memberikan hasil yang baik. Tips frekuensi laser berlebih, kulit malahan bisa terbakar atau malahan mengalami kerusakan syaraf.

Mau Bagi Pemula yang Mengawali Kecuali Treatment Laser

Ia itu, jarak perawatan malahan perlu jadi perhatian. Kulit memerlukan rehat setelah selesai perawatan dengan laser. Jarak yang terlalu dekat malahan berdampak buruk, seperti lapisan kulit menipis.

Bagi Anda yang masih ragu untuk melakukan treatment laser, ada beberapa kiat yang diberi oleh dr. Beatrix. Pertama, dia mengatakan bahwa ada banyak variasi perawatan laser yang punya fungsi berbeda-beda. Anda perlu konsultasikan dahulu soal keperluan kulit dengan dokter spesialis yang akan menanganimu.

READ  Diduga Seorang Anak Korban Malapraktik di RS Kartika Husada Bekasi Meninggal Dunia

Kedua, kau juga perlu pertimbangkan soal klinik yang kau akan singgahi. Beatrix mengatakan bahwa perawatan laser bukanlah dilema cocok maupun tidak cocok, namun soal bagaimana penanganan ketika perawatan dan pascaperawatan.

Usia menuturkan bahwa masa pemulihan setelah laser juga level penting yang berdampak terhadap hasil. Dokter alumni American Academy of Aesthetic Medicine tersebut memberi anjuran untuk berada di ruangan berpendingin dan menghindari kontak lantas dengan sang surya kurang lebih seminggu setelah perawatan atau hingga peradangan di wajah mereda.

Mulai Bisa Berapa Kita Meskipun Treatment Laser?

Anda juga semestinya melihat variasi skincare yang diaplikasikan pascaperawatan. “Terlebih tidak boleh itu retinol, AHA BHA, dan yang bahan dasarnya acid dan bisa mengiritasi. Stimulus, boleh untuk gunakan skincare variasi ceramide, hyaluronic, dan variasi-variasi lain yang bisa melembapkan wajah,” jelas Beatrix.

READ  Buaya, Reptil Besar Pemakan Daging Terpopuler

Treatment laser bisa diaplikasikan untuk beberapa dilema kulit, seperti menghilangkan bekas jerawat, memudarkan tanda lahir dan flek hitam, menciutkan pembuluh darah yang kelihatan, pengencangan kulit, pengecilan pori-pori, dan pembuangan kutil serta tahi lalat. Mengacu, efektivitas laser tidak dikontrol oleh usia.

“Bayangkan kalau kita punya kulit itu seperti pabrik kolagen, semakin tua produksinya semakin menurun, maka memerlukan stimulan. Tapi tadi kita butuh racikan kombinasi, salah satunya adalah laser,” kata Beatrix.

Perawatan laser, kata Beatrix, tidak memiliki batasan usia. Korea Selatan, rata-rata remaja di sana telah mulai merawat kulit sejak usia belasan dan menjalani perawatan laser di usia 20-an, ujar Beatrix.

Tapi, dia menyebutkan usia minimal seseorang mulai melakukan perawatan laser adalah 17 tahun atau ketika pasien telah bisa menentukan sendiri keinginannya untuk melakukan treatment laser. Pasalnya, ada ketidaknyamanan ketika prosedur dijalankan meskipun kulit telah diolesi krim anestesi.